Bikin Geleng! Harga Beras Kian Melambung Tinggi di Pasaran
Bikin Geleng! Harga Beras Kian Melambung Tinggi di Pasaran

Bikin Geleng! Harga Beras Kian Melambung Tinggi di Pasaran

Jakarta, Sweethome – Harga beras di pasaran terpantau terus melambung tinggi hingga Rp16.000 per satu kilogram (Kg) per hari ini (16/02/2024). Kenaikan ini dikarenakan kelangkaan pemasok beras premium dan harus segera ditindaklanjuti agar tidak seperti kasus minyak goreng.

Seperti yang kita ketahui pada Januari 2022, pemerintah belum membayar utang program satu harga minyak goreng atau rafaksi.

“Ini kejadiannya sama seperti minyak goreng yang dijual mahal, sehingga ritel tidak bisa beli dari produsen. Pemerintah juga katanya mau memberikan subsidi rafaksi. Kita tidak mau lagi dijanjiin pemerintah seperti dulu,” ujar Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey, Senin (11/01/2024).

Roy juga mengatakan bahwa beras tidak bisa masuk kalau pembelian dilakukan harga jual rugi. Jadi sebagian besar peritel sepakat tidak mau membelinya sekarang karena harga (di produsen) masih mahal.

Biasanya, dengan harga Rp16.000 masyarakat sudah bisa mendapatkan kualitas premium dengan tingkat patahan sedikit. Akan tetapi, sekarang justru mendapat kualitas medium dengan banyak patahannya.

Diketahui, harga beras termurah di pasaran menembus angka Rp16.000 per kg dan termahal mencapai Rp20.000 per kg. Sedangkan untuk yang kualitas premium dipatok seharga Rp18.000 per kg.

“Ini karena harga jual yang ditawarkan melonjak sangat tinggi, yaitu 20%-30% dari sebelumnya,” kata Roy berdasarkan surat pengumuman dari produsen dan distributor kepada ritel.

Solusi Kelangkaan

Sehubungan dengan itu, Roy mengungkap bahwa pengusaha ritel menyarankan dua solusi supaya kelangkaan ini tidak menjadi bulan-bulanan. Pertama, meminta relaksasi harga eceran tertinggi (HET) untuk beras yang ada di ritel.

“Relaksasi HET ini yaitu mempertemukan pengusaha ritel dengan produsen bersama pemerintah. Pertemuan ini tentunya membahas terkait harga beras premium yang akan dijual di ritel,” tambahnya.

Namun, Roy mengatakan kalau HET ini sifatnya bisa saja sementara sampai harganya kembali normal.

Solusi kedua yaitu pengusaha meminta agar pemerintah lewat Perum Bulog memberikan kepastian pasokan beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) dalam semua ritel di Indonesia. Tujuannya semata-mata untuk menutupi kekosongan stok selama bulan Februari ini.

“Jika dua solusi tersebut tidak dilakukan, akan dipastikan beras langka di ritel-ritel,” tegas Roy.

Nah, kalau Homies ingin mencari beras, minyak, hingga kebutuhan pokok, gunakan jasa Agrio.id saja. Sebab, di sana kamu akan mendapat harga yang murah dengan kualitas premium lho.

Mumpung lagi ada diskon spesial grand opening Agrio, yuk cek sekarang juga jangan sampai ketinggalan promonya!

Baca Selengkapnya: Penurunan Inflasi AS, Picu Rupiah Menguat ke Zona Hijau!

(DA/HSP)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *